Sumber Belajar biologi merupakan segala sesuatu yang bersumber dari alam dan lingkungan sekitar siswa yang dapat memudahkan mereka belajar. Sumber belajar biologi dapat didesain oleh guru sebagai bentuk inovasi pembelajaran sesuai dengan pemikiran kritis, kreatif, dan inovatif untuk efektifitas pembelajaran biologi. Efektifitas pembelajaran biologi dapat tercapai jika guru mampu memberi kemudahan belajar untuk siswa baik di kelas maupun di luar kelas. Ide/gagasan kearifan lokal merupakan salah satu bentuk lingkungan belajar yang dapat diinovasi guru sebagai sumber belajar. Inovasi sumber belajar tersebut dapat dimanifestasikan dalam bentuk POBATEL, yakni Pesan, Orang, Bahan, Alat, Teknik, dan Lingkungan.
Bentuk produk yang dihasilkan berupa bahan ajar, media pembelajaran, metode, dan model pembelajaran biologi. Ragam sumber belajar tersebut jika dimanfaatkan sesuai dengan karakteristik siswa dan materi pembelajaran dan cara pembelajaran yang benar mampu menggali potensi kemampuan berpikir analitik siswa untuk dapat secara kritis dan kreatif melakukan pemecahan masalah. Jika hal tesebut dibiasakan di setiap pembelajaran biologi mereka, maka anak yang literate dan berkarakter mampu dihasilkan dalam pembelajaran tersebut.
Kearifan lokal yang berada di lingkungan sekitar peserta didik dapat dimanfaatkan sebagai sumber belajar mereka. Efek lain yang dapat dimunculkan dengan memanfaatkan kearifan lokal sebagai sumber belajar adalah mampu membangun siswa yang literate jika kearifan lokal sebagai sumber belajar biologi di kelola dikelas secara baik dan tepat untuk pembelajaran siswa. Kearifan lokal  berpotensi  untuk menggali  dan mengembangkan,  melatih  dan membiasakan keterampilan berpikir (habits of mind) melalui pembelajaran berbasis pemecahan masalah secara berkelompok. Pembelajaran yang demikian mampu melatihkan anak untuk melalukan analisis kritis terhadap kasus kearifan lokal yang ada untuk dilakukan pemecahan masalah secara kreatif dengan tetap memperhatikan hubungan personal sesama teman.
